Selasa, 20 September 2016

Mengenal Algoritma

Dijaman yang moderen ini kita telah mengetahui pada hakikatnya sebuah KOMPUTER merupakan alat untuk membantu kita memecahkan sebuuah masalah, dalam usaha kita memecahka masalah tersebut kita harus daoat mengubah atau menyajikan masalah ke dalam suatu model yang kirannya tepat bagi komputer yaitu dengan mempelajari sebuah algoritma dan pemecahnnya masalahnya.

DEFINISI ALGORITMA 

Kita akan membahasa algoritma secara teoritis sebelumnya kita harus mengenal semi-algoritma kemudian akan membahas algoritmanya itu sendiri , Semi-Algoritma adalah prosedur yang mampu menghasilkan pemecahan atau solusi masalah , bila solusi ada lalu kemudian berhenti , sedangkan Algoritma adalah suatu himpunan instruksi secara jelas memperinci langkah-langkah proses pelaksanaan dalam pemecahan suatu masalah tertentu . algoritma boleh di bilang suatu resep untuk memecahkan masalah sebuah algoritma dapat disiapkan pada berbagai tingkat permasalahan . 

SIFAT-SIFAT ALGORITMA 

Prosedur yang tidak memiliki sifat seperti tertera di dalam sub bagian di bawah ini bukanlah merupakan sebuah algoritma dan tidak membuahkan hasil yang diinginkan jika program penyajian dari prosedur seperti itu dimasukan dalam komputer 

Banyaknya langkah intrusksi yang hingga 

Pelaksanaan sebuah algoritma yang terprogram harus dapat diselesaikan setelah pelaksanaan sejumlah lagkah operasional yang hinngga , jika tidak demikian kita tidak bisa mengharapkan bahwa pelaksanaan tersebut dapat membuahkan suatu hasil 

Tidak ada keraguan (Harus Jelas)

Penulisan dari setiap langkah yang terdapat di dalam sebuah algoritma harus memiliki arti yang khusu atau spesifik , penulisan langkah bagi komputer dapat berbeda dengan penulisan bagi manusia , manusia kan mudah mengerjakan algoritma yang terdiri dari simbol, sedangkan komputer membutuhkan sebuah algortima dengan kode yang dituangkan ke dalam program hal tersebut berarti bahw setiap kali suatu algortima dilaksanakan dengan data masukan yang sama maka akan diproses hasil yang sama pula .

Batasan dari Rangkaian Proses 

Rangkaian proses berisi dari beberapa langkah-langkah dari suatu algoritma yang akan dilaksanakan harus ditetapkan dengan pasti sebuah algoritma harus memiliki instruksi dasar tertentu dan setiap instruksi hasrus memiliki unsuk pelaksana yang memproses data masukan.

Batasan dari Input dan Output 

Input merupakan data yang dimasukan kedalam algortima input tersebut harus sesuai dengan jenis algotima yang bersangkutan , output merupakan hasil yang dikeluarkan oleh komputer untuk kepentingan pihak di luar komputer sebagai hasil dari pelaksaaan program, algoritma harus menghasilkan sebuah output .

Efektifitas

Intrusksi algoritma dapat memerintahkan komputer agar hanya melaksanakan penugasan yang mampu dilaksanakannya saja komputer tidak dapat melaksanakan instruksi jika informasinnya tidak lengkap atau jika hasil dari pelaksanaan perintah tidak diberi batasa yang jelas 

Batasan Ruang Lingkup 

Sebuah algoritma adalah diperuntukkan bagi suatu masalah tertentu, susunan input harus ditentukan lebih dahulu susunan tersbut menentukan sifat umum dari algortima yang bersangkutan.

               


Rabu, 14 September 2016

PROCEDURE DIVISION Pada Pemrograman COBOL


Setelah sebelumnya sudah membahasa tentang DATA DIVISION selanjutnya saya akan membahas sedikit tentang PROCEDURE DIVISION pada Pemrograman COBOL , PROCEDURE merupakan division yang memperinci setiap langkah instruksi, mulai dari instruksi untuk menyiapkan peralatan atau device yang akan digunakakn baik untuk input maupun untuk output,intruksi untuk menyiapkan input data yang akan diolah instruksi untuk melakukan hal-hal seperti pengolahan aritmatikan dan logika manipulasi data ataupun memasukan data ke output device.section atau paragraph merupakan user defined section mempunyai nama yang sering disebut dengan procedure-names,tetapi khusus untuk pemakaian dalam division ini diberikan sedikit kelonggaran dengan memperbolehkan penggunna numeric charakter untuk nama tersebut jadi tidak harus dimulai dengan alphabetic charakter.
Unutk secion setelah nama tersebut (Procedure-name) di ikuti dengan minimal satu space/blank kata SECTION dan titik. Tidak boleh disambung dengan kata-kata lainnya , kecuali untuk DECLARATIVES dan untuk segmentation,sedangkan untuk suatu paragraph setelah nama diikuti dengan sebuah titik dan minumal sebuah blank ,perlu diingat bahwa untuk sautu unit program tidak diperbolehkan untuk menggunakan procedure yang sama .
Suatu section dapat terdiri atas satu paragraph atau lebih yang pembagiannya menurut kehendak programer section ini bisa dibatasi dengan section lainnya atau suatu EXIT statement, sedangkan suatu paragraph  merupakan suatu kesatuan logika yang terdiri atas satu atau beberapa sentence, sedangkan yang dimaksud dengan sentence adalah suatu kesatuan yang terdiri atas satu atau lebih statement yang di akhiri dengan sebuah titik dan minimal satu sapace/blank,kata THEN bisa digunakan sebagai pemisah antara statemen-statement yang berbentuk sentence tersebut,
Expression bisa dikatakan sebagai kombinasi dari data-names,Literals, COBOL word atau operator aritmatic Logical yang mengandung arti tertentu ,suatu statement terdiri atas suatu COBOL verb diikuti oleh operands(Data-names,Literals) dan COBOL word lainnya yang digunakan untuk melengkapi statemen tersebut .
Jenis-jenis statement meliputi :

*Imperative Statemen :

-Input/output :
OPEN; CLOSE; READ; WRITE; REWRITE; ACCEPT; DISPLAY; START; SEEK;

-Arithmetic :
ADD; SUBTRACT; MULTIPLY; DIVIDE; COMPUTE;

-Procedure Branching :
GO TO; ALTER; PERFORM; STOP; EXIT;

-Table Handling:
SEARCH; SET;

-Sort :
SORT; RELASE; RETURN;

-Report Writer :
GENERATE; INITIATE; TERMINATE; 

-Subprogram Linkage :
CALL; ENTRY ;GOBACK; EXIT PROGRAM ; CANCEL ;

-Message Control :
           
READY TRACE; RESET TRACE; EXHIBIT;

*Compiler Directing Statement :
            COPY; ENTER; NOTE; DEBUG;

*Conditional Statement :
IF;ON; ADD ; SUBTRACT; MULTIPLY; DIVIDE; COMPUTE; GOTO; READ; SEARCH; RETURN; WRITE; START; PERFORM; RECEIVE; STRING; UNSTRING; 

Demikianlah macam-macam statemen yang bisa dipaka untuk menyusun suatu program dalam bahasa COBOL,tidak semua bisa menggunakan statement tersebut karena menyangkut kemampuan dari masing-masing compiler dan hardwarenya . 

ARITMETIC STATEMENT
Statement ini digunakan untuk melakukan perhitungan untuk mempermudah perhitungan telah disediakan beberapa option yaitu : Corresponding, Giving , Rounded dan Size eror 

CORRESPONDING OPTION
Dipakai untuk melaksankan proses perhitungan atas beberapa data-name yang dilakukan sekaligus dengan persyaratan bahwa data-names tersebut harus merupakan bagian dari suatu group item tertentu dan harus merupakan elementaru item dengan nama yang sama statement yang di gunakan adalah ADD dan SUBTRACT . 

GIVING OPTION
Merupakan tempat menampung hasil perhitungan yang telah dilaksanakan, bila data nama tersebut tidak dipakai lagi untuk perhitungan selanjutnya maka boleh suatu numeric edited item 

ROUNDED OPTION
Dipakai untuk membulatkan hasil yang sudah dilaksanaakan sebagai contoh bila perhitungan 123,4 maka hasil akan di bulatkan yaitu 123 jika 123.5 maka di bultakan ke atas menjadi 124 

SIZE EROR OPTION
Jika area penampungan tidak mencukupi hasil perhtingan tersebut maka imperative statement sesudah option ini akan dilaksanakan .


Rabu, 07 September 2016

DATA DIVISON Pada Pemrograman COBOL


Pada kesempatan kali ini kita membahsa DATA DIVISION Pada pemrograman COBOL yang sebelumnya telah membahas ENVIRONMENT DIVISION , Pada division ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai struktur file,record format berserta dengan item yang ada dalam record tersebut, Konstanta lainnya atau data names yang akan digunakan dalam perhitungan atau parameter yang akan dimasukan ke subprogram dan informasi lain yang dianggap perlu , Bentuk umum dari DATA DIVISION :

DATA DIVISION.
FILE SECTION.
                FILE Description entry.
                Record Description entry.
WORKING-STORAGE SECTION.
                Data-item DESCRIPTION ENTRY
                Record Description entry

FILE SECTION 
Section ini dipakai untuk menerangkan karakteristik data file berserta recordnya,perlu diingat bahwa file yang sudah disebutkan pada FILE-CONTROL dalam ENVIRONMENT DIVISION harus selalu dijelaskna karakteristiknya didalam FILE-SECCTION.

File Description
File yang berisi keterangan mengenai karakteristik suatu file yang sudah disebutkan dalam Environtment division , file description terdiri dari beberapa bagian :

LEVEL-INDICATOR dan FILE-NAME
Perlu diketahui bahwa suatu file description hanya boleh dan harus diakhiri dengan sebuah titik sajah,level-idicator harus dituliskan di Margin A 

BLOCK CONTAINS
Digunakan untuk menunjukan panjang adari suatu physical record, bila ini tidak ditulisakan maka berarti setiap block akan dianggap berisi 1 record sajah.untuk direct file clause ini tidak perlu dituliskan .

RECORD CONTAINS
Dipakai untuk menunjukan panjang dari suatu logical record unutn fixed-length record format cukup dituliskan nilai dari integer-2 sedamglam imtil variable-length record format ,integer-1 digunakan untuk menunjukan minimum length dan integer-2 menunjukan maksimum length-ya .

RECODING MODE
Digunakan untuk menunjukan format dari logical record dalam suatu file mode yang diperkenankan adalah :
F = untuk fixed-length record format yang berarti setiap record-nya mempunyai panjang yang sama dan jumlah record per block yang sama pula .
V= untuk variable-length record format yang berarti panjang setiap record adalah variable.

LABEL RECORDS
Dipakai untuk mencek label dari suatu file , untuk file yang di-assign ke unit record device misalnya printer card-reader card-puch machine harus menggunakan OMITTED,jika ditulis STANDARD maka file yang digunakan untuk prises tersebut mempunyai standard label yang biasanya dipakai untuk tape atau disk .

VALUE OF
Dipakai untuk memberikan keterangan tentang label dari suatu file yang dipakai 

DATA RECORDS
Dipakai hanya sebagai dokumentasi dan menerangkan nama record yang dipakai dalam suatufile .

RECORD DESCRIPTION
Dipakai untuk menjelaskan sturktur suatu record dan Field yang membentuknya terdiri dari berbagai bagian seperti: 

Level-Number
Digunakan untuk menunjukan tingkatan atau jenis data item yang akan diterangkan , biasanya dipakai disini adalah 01 sampai dengan 49 dan 77 sedangkan lainnya adalah 66 dan 88 memiliki entry yang berbeda .

Level-number 01-49
Dipakai unutk menunjukan tingkata field yang membentuk suatu record bisa ditulis dalam margin B .

Level-number 77
Dipakai untuk menjelaskan suatu data-item yang berdiri sendir atau sering juga disebut dengan independent data item .

Level-number 66
Dipakai untuk memberikan nama yang lain untuk satu atau beberapa data-item 

WORKING-STORAGE SECTION
Section ini di pakai untuk menjelaskan atau mendefinisikan internal data,baik berupa konstanta maupun work area yang disediakan untuk keperluan khusus misalnya untuk tabel dan lain-lainnya seperti yang dituliskan dalam bentuk DATA DIVISION,WORKING-STORAGE SECTION ini terdiri atas Data-item Description Entry dan Record Description Entry, Data-item Description Entry selalu dimulai dengan level-number 77 dan mereka dianggap sebagai indepedent-data-item untuk beberapa kompilator semua 77 level-entry harus dituliskan dibagian pertama dari section ini , Sedangkan Record Description Entry mempunyai bentuk yang sama dengan yang ditulis dalam FILE SECTION yaitu selalu dimulai dengan level-number 01 .